Recent News

Selasa Wagen, Malioboro Dipenuhi Pertunjukan Seni dan Nuansa Kebersamaan

KABARSEMBADA.COM, YOGYAKARTA – Kawasan Malioboro kembali menjadi pusat perhatian masyarakat pada Selasa malam, 12 Mei 2026. Gelaran budaya Selasa Wagen sukses menghadirkan suasana meriah dengan berbagai pertunjukan seni tradisional dan aktivitas masyarakat yang memenuhi sepanjang pedestrian Malioboro.

Acara yang dimulai sejak pukul 18.00 WIB itu mengubah wajah Malioboro menjadi ruang publik terbuka yang nyaman bagi warga maupun wisatawan. Jalan utama yang bebas kendaraan bermotor membuat pengunjung lebih leluasa berjalan kaki sambil menikmati ragam hiburan budaya khas Yogyakarta.

Sejak sore hari, masyarakat terlihat mulai memadati area Malioboro. Banyak pengunjung datang bersama keluarga, teman, hingga rombongan wisata untuk menikmati suasana malam yang berbeda dari biasanya.

Pertunjukan Budaya dari Berbagai Kalurahan Warnai Malioboro

Berbagai penampilan seni dari kalurahan budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi daya tarik utama dalam acara tersebut. Mulai dari tari tradisional, tabuhan gamelan, pertunjukan teater rakyat, hingga seni modern berbasis budaya tampil memikat perhatian pengunjung.

Sorak tepuk tangan penonton terdengar di sejumlah titik pertunjukan yang tersebar sepanjang kawasan Malioboro. Penampilan para seniman lokal dinilai mampu menghadirkan nuansa budaya Jogja yang kuat sekaligus menghibur masyarakat.

Tak hanya pertunjukan seni, Selasa Wagen juga diramaikan bazar UMKM yang menjual berbagai produk khas daerah. Mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, hingga aneka cendera mata lokal menjadi incaran pengunjung yang datang.

Pengunjung Nikmati Malioboro yang Lebih Nyaman

Salah seorang pengunjung, Rizky Ramadhan, mengaku senang dengan konsep Malioboro tanpa kendaraan bermotor saat acara berlangsung. Menurutnya, suasana menjadi lebih santai dan nyaman untuk menikmati hiburan budaya.

“Suasananya lebih nyaman dan tenang. Jadi bisa jalan santai sambil menikmati pertunjukan seni di sepanjang Malioboro. Acara seperti ini bagus karena budaya Jogja tetap hidup dan bisa dinikmati banyak orang,” ujarnya.

Kondisi pedestrian yang tertata rapi juga membuat pengunjung lebih leluasa menikmati suasana malam tanpa terganggu kemacetan kendaraan.

Jadi Ajang Pelestarian Budaya Yogyakarta

Koordinator pelaksana kegiatan, Bambang Irawan, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan tertib. Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta seni budaya maupun masyarakat yang hadir.

“Semua berjalan baik dan para peserta tampil sangat maksimal. Kami berharap Selasa Wagen bisa terus menjadi ruang pelestarian budaya sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat,” katanya.

Menurut Bambang, kegiatan budaya seperti Selasa Wagen menjadi bagian penting dalam menjaga identitas Yogyakarta sebagai kota budaya. Selain itu, acara ini juga dinilai mampu mendukung sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat kecil melalui keterlibatan UMKM lokal.

Selasa Wagen Jadi Daya Tarik Wisata Malam di Jogja

Selasa Wagen kini semakin dikenal sebagai salah satu agenda budaya yang selalu dinanti masyarakat. Konsep perpaduan seni, wisata malam, dan ruang publik ramah pejalan kaki membuat acara ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

Dengan antusiasme masyarakat yang terus meningkat setiap penyelenggaraan, Selasa Wagen diharapkan tetap menjadi ikon budaya yang memperkuat citra Malioboro sebagai pusat seni, tradisi, dan kebersamaan di Kota Yogyakarta. (*)

Pewarta: Yahya Haqul Mubin

Tags :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News

Recent News

Portal informasi yang didedikasikan oleh sejumlah jurnalis, pegiat teknologi informasi, akademisi, dan pelaku bisnis. Sebagai portal informasi berita, KABARSEMBADA.COM mengusung tagline Good News is The Best News (Berita Bagus Kabar Terbaik).

© 2025. All Rights Reserved by Kabar Sembada