Recent News

Sarasehan Hardiknas Alumni Pangudi Luhur Hadirkan Profesor hingga Cucu Sultan, Bahas Strategi Bertahan di Era Disrupsi!

KABARSEMBADA.COM, YOGYAKARTA – Keluarga Alumni SMP Pangudi Luhur Yogyakarta (Kapeelsa) bekerja sama dengan DPD RI Daerah Istimewa Yogyakarta akan menggelar sarasehan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 16 Mei 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Gedung DPD RI DIY, Kusumanegara, Yogyakarta.

Mengusung tema “Adaptif, Inovatif, dan Kolaboratif: Menjawab Tantangan Profesi dan Kewirausahaan di Era Disrupsi”, sarasehan ini menghadirkan sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang akademik, profesional, hingga kewirausahaan.

Adapun narasumber yang akan hadir antara lain Rektor Universitas AMIKOM, Prof. Dr. M. Suyanto, M.M., Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada sekaligus Rektor UNRIYO, Prof. dr. Hari Kusnanto Josef, Dr.PH, Sp.KKLF, serta praktisi bisnis Cahyo Alkantana yang dikenal sebagai Founder Bravo 360 Adventure Citarik Sukabumi dan pengelola Wisata Gua Jomblang Gunungkidul.

Menariknya, sarasehan ini juga menghadirkan RM. Gusthilantika Marrel Suryokusumo, cucu Sri Sultan Hamengku Buwono X sekaligus alumni SMP Pangudi Luhur tahun 2009. Marrel dikenal sebagai entrepreneur muda, penggiat olahraga padel, dan saat ini menjabat sebagai Tenaga Ahli DPD RI.

Ketua Kapeelsa sekaligus panitia penyelenggara, Widihasto Wasana Putra, menjelaskan bahwa masing-masing narasumber akan mengupas isu strategis sesuai bidangnya. Prof. Suyanto akan membahas transformasi kompetensi dan pendidikan di era disrupsi, sementara Prof. Hari Kusnanto menyoroti profesionalisme dan layanan kesehatan di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial.

Sementara itu, Cahyo Alkantana akan mengulas inovasi model bisnis dan strategi bertahan di era digital. Di sisi lain, Marrel akan membahas upaya membangun daya saing melalui ekonomi kreatif di tengah derasnya arus disrupsi.

Widihasto menambahkan, perkembangan zaman yang ditandai dengan disrupsi digital, perubahan pola kerja, serta ketidakpastian ekonomi global menuntut setiap individu untuk memiliki kemampuan adaptasi, inovasi, dan kolaborasi yang tinggi.

“Profesi seperti dosen dan dokter kini tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus responsif terhadap teknologi dan kebutuhan masyarakat. Sementara itu, pelaku usaha menghadapi tantangan dari perubahan pasar, regulasi, hingga dinamika global yang semakin kompleks,” ujar Hasto, Jumat (1/5/2026).

Menurutnya, sarasehan ini menjadi ruang strategis untuk membangun dialog lintas sektor. Selain mengidentifikasi tantangan utama di bidang profesi dan kewirausahaan, forum ini juga bertujuan untuk berbagi pengalaman praktis dan akademik serta merumuskan strategi adaptasi yang relevan.

Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong kolaborasi antara kalangan profesional dan wirausahawan, sekaligus memperkuat jejaring alumni dalam menghadapi tantangan masa depan.

Sarasehan ini terbuka sebagai wadah diskusi yang tidak hanya reflektif terhadap momentum Hardiknas, tetapi juga solutif dalam menjawab kebutuhan zaman yang terus berubah. (*)

Tags :

Timur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News

Recent News

Portal informasi yang didedikasikan oleh sejumlah jurnalis, pegiat teknologi informasi, akademisi, dan pelaku bisnis. Sebagai portal informasi berita, KABARSEMBADA.COM mengusung tagline Good News is The Best News (Berita Bagus Kabar Terbaik).

© 2025. All Rights Reserved by Kabar Sembada