Recent News

Kasus Daycare Yogyakarta Terungkap, Pemkot Yogyakarta Kerahkan Psikolog

KABARSEMBADA.COM, YOGYAKARTA – Penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha terus dipercepat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. Fokus utama saat ini tidak hanya pada proses hukum, tetapi juga memastikan kondisi fisik dan psikologis anak-anak korban dapat pulih secara menyeluruh.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa keselamatan anak menjadi prioritas utama. Pemkot telah mengambil langkah konkret dengan memindahkan anak-anak ke sejumlah daycare alternatif yang telah memenuhi standar keamanan dan kelayakan operasional.

Dalam peninjauan langsung ke salah satu lokasi penitipan anak, Hasto memastikan fasilitas yang tersedia sudah sesuai ketentuan. Lingkungan daycare dinilai aman dengan dukungan CCTV di setiap ruangan, ruang bermain yang nyaman, serta tenaga pengasuh yang memadai.

“Pemindahan anak dilakukan secara bertahap. Dari jumlah yang sudah dipindahkan, sebagian di antaranya merupakan anak berkebutuhan khusus yang memerlukan perhatian dan penanganan lebih intensif,” kata Hasto, Jumat (1/5/2026).

Menurut Hasto, kondisi anak-anak cukup beragam, mulai dari gangguan bicara, autisme, hiperaktif, hingga gangguan neurologis. Oleh karena itu, pendekatan pemulihan tidak bisa dilakukan secara instan dan membutuhkan keterlibatan tenaga profesional.

Sebagai solusi, Pemkot telah menyiapkan sekitar 15 daycare alternatif untuk menampung anak-anak terdampak. Orang tua diberikan kebebasan memilih tempat penitipan yang dirasa paling sesuai, dengan kapasitas yang dipastikan mencukupi.

Tak hanya itu, Pemkot juga memberikan dukungan finansial dengan menanggung biaya penitipan anak selama tiga bulan. Kebijakan ini diambil agar keluarga dapat fokus mendampingi proses pemulihan anak tanpa tekanan ekonomi.

Di sisi lain, upaya pendampingan juga diperkuat dengan melibatkan tenaga psikolog. Sebanyak 104 anak kini mendapatkan layanan pendampingan, dengan rasio satu psikolog menangani empat hingga lima anak.

Selain psikolog, Pemkot Yogyakarta juga berupaya menambah jumlah dokter anak, khususnya yang memiliki keahlian dalam bidang tumbuh kembang. Langkah ini penting untuk memastikan seluruh aspek kesehatan anak dapat terpantau secara menyeluruh.

Hasto mengakui bahwa dampak kekerasan pada anak tidak selalu terlihat secara langsung, terutama bagi anak yang belum mampu berkomunikasi dengan baik. Oleh karena itu, pendekatan melalui observasi dan wawancara mendalam menjadi metode utama dalam mengidentifikasi kondisi mereka.

Pemkot juga membuka layanan helpdesk untuk menampung laporan masyarakat. Dari data yang masuk, terdapat ratusan anak yang membutuhkan pendampingan, meskipun tidak seluruhnya berasal dari laporan orang tua.

Dalam hal pengawasan, Pemkot menemukan masih adanya daycare yang beroperasi tanpa izin. Tempat-tempat tersebut kini diminta menghentikan sementara kegiatan hingga memenuhi persyaratan yang berlaku.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pencegahan agar kasus serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

Hasto juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan di luar hukum. Ia menegaskan bahwa proses hukum sedang berjalan dan akan ditangani secara profesional oleh pihak berwenang.

Untuk menjaga stabilitas, Pemkot berkoordinasi dengan aparat keamanan dan unsur wilayah guna mengantisipasi potensi konflik sosial di lingkungan sekitar.

Dengan berbagai langkah yang telah dilakukan, Pemkot Yogyakarta berharap pemulihan anak-anak korban dapat berjalan maksimal. Kasus ini sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat sistem pengawasan serta standar layanan penitipan anak di masa mendatang.

Pemkot melalui layanan resmi juga masih membuka akses pendampingan psikologis dan hukum bagi korban serta keluarga sebagai bentuk komitmen perlindungan anak secara berkelanjutan. (*)

Tags :

Zidniy Husnaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News

Recent News

Portal informasi yang didedikasikan oleh sejumlah jurnalis, pegiat teknologi informasi, akademisi, dan pelaku bisnis. Sebagai portal informasi berita, KABARSEMBADA.COM mengusung tagline Good News is The Best News (Berita Bagus Kabar Terbaik).

© 2025. All Rights Reserved by Kabar Sembada