Recent News

Bupati Sleman Temui Warga Transmigran di Konawe Selatan, Janji Kawal Hak Lahan Hingga Tuntas

KABARSEMBADA.COM, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan hak dan aspirasi warga transmigran asal Sleman yang tinggal di UPT Arongo, Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan langsung Bupati Sleman, Harda Kiswaya, ke lokasi permukiman transmigrasi pada Kamis (7/5/2026). Kunjungan ini menjadi tindak lanjut dari koordinasi yang sebelumnya dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dan warga transmigran pada Juli tahun lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Harda kembali mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga, terutama terkait pemenuhan hak lahan yang hingga kini belum sepenuhnya diterima masyarakat transmigran.

“Tugas kami adalah menjembatani komunikasi antara warga, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, dan Kementerian Transmigrasi agar solusi terbaik dapat segera ditemukan,” ujar Harda.

Ia menegaskan Pemkab Sleman akan terus mengawal aspirasi masyarakat dan melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans) Kementerian Transmigrasi RI.

Warga Keluhkan Hak Lahan Belum Terpenuhi

Diketahui, terdapat 25 kepala keluarga asal Sleman yang mengikuti program transmigrasi ke UPT Arongo. Namun hingga kini, warga mengaku hak lahan yang dijanjikan pemerintah belum diterima secara penuh.

Ketua UPT Arongo, Ujang, mengatakan setiap keluarga sebelumnya dijanjikan memperoleh lahan seluas dua hektare. Akan tetapi, realisasi lahan yang tersedia dinilai masih jauh dari target awal.

“Awalnya dicadangkan sekitar 1.500 hektare untuk 500 kepala keluarga, tetapi yang diterima warga saat ini baru sekitar 312 hektare,” kata Ujang.

Ia menegaskan warga akan terus memperjuangkan hak-hak mereka sesuai kesepakatan awal saat mengikuti program transmigrasi.

Pemkab Sleman dan Konawe Selatan Siap Cari Solusi

Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sleman yang dinilai aktif memperhatikan kondisi warganya di kawasan transmigrasi.

Menurut Irham, Pemkab Konawe Selatan siap bekerja sama dengan Pemkab Sleman untuk menyusun kajian dan langkah penyelesaian persoalan di UPT Arongo.

“Kami siap berkolaborasi agar persoalan ini bisa diselesaikan secara tepat dan tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari,” ujar Irham.

Ia menambahkan penyelesaian masalah lahan transmigran akan dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan kondisi serta kemampuan daerah.

Sementara itu, Bupati Sleman berharap proses pendataan dan pemetaan kondisi lapangan dapat menjadi dasar dalam menentukan solusi yang tepat dan berkelanjutan bagi masyarakat transmigran asal Sleman di Konawe Selatan. (*)

Tags :

Arya Apolonio

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News

Recent News

Portal informasi yang didedikasikan oleh sejumlah jurnalis, pegiat teknologi informasi, akademisi, dan pelaku bisnis. Sebagai portal informasi berita, KABARSEMBADA.COM mengusung tagline Good News is The Best News (Berita Bagus Kabar Terbaik).

© 2025. All Rights Reserved by Kabar Sembada