KABARSEMBADA.COM, YOGYAKARTA – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Yogyakarta menyiapkan gebrakan besar melalui penyelenggaraan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan Forum Bisnis Cabang (Forbiscab) 2026 yang akan mencapai puncaknya pada 8 Agustus 2026 di Graha Budaya Embung Giwangan.
Mengangkat tema “Lokal Membumbung, Rambahi Nagari”, agenda tahunan tersebut dikemas lebih inklusif dengan melibatkan masyarakat luas. Tak hanya menjadi forum penyusunan arah organisasi, kegiatan ini juga menghadirkan pameran UMKM, workshop bisnis, talkshow inspiratif, hingga kompetisi rencana bisnis bagi generasi muda.
Melalui konsep tersebut, HIPMI Kota Yogyakarta ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang mampu mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang semakin kuat di Kota Yogyakarta.
Kick Off Dimulai, HIPMI Bangun Kolaborasi Bersama Pemerintah
Rangkaian kegiatan Rakercab dan Forbiscab resmi dimulai melalui Kick Off Meeting yang digelar di Ruang Seminar Lantai 4 Gedung Pasar Prawirotaman, Selasa (7/7/2026). Momentum tersebut juga dirangkai dengan peluncuran program Home Business Camp milik Pemerintah Kota Yogyakarta.
Sekretaris Umum BPC HIPMI Kota Yogyakarta, Taufiq Hidayat, menjelaskan bahwa Rakercab tahun ini tidak hanya membahas program kerja internal organisasi, tetapi juga dirancang sebagai wadah kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta turut dilibatkan dalam proses penyusunan berbagai agenda strategis.
“Kami menggandeng seluruh dinas di Kota Yogyakarta dengan harapan bisa berkolaborasi mewujudkan Kota Yogyakarta yang maju, terutama di bidang ekonomi, perekonomian, dan kewirausahaan,” ujar Taufiq.
Ia menilai sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci dalam menciptakan peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat daya saing para pelaku usaha lokal.
Berbeda dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, Rakercab dan Forbiscab 2026 akan menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat diikuti masyarakat umum.
Selama penyelenggaraan acara di Graha Budaya Embung Giwangan, pengunjung dapat menikmati pameran produk UMKM, mengikuti kelas bisnis, workshop pengembangan usaha, hingga talkshow yang menghadirkan praktisi bisnis, pemerintah, serta alumni HIPMI yang telah sukses membangun usahanya.
Sementara itu, agenda rapat kerja organisasi sendiri akan diikuti oleh lebih dari 200 anggota HIPMI Kota Yogyakarta untuk membahas berbagai program strategis organisasi ke depan.
Taufiq berharap manfaat kegiatan tersebut tidak hanya dirasakan oleh anggota HIPMI, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berdampak bagi anggota HIPMI, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu kami membuka booth UMKM, kelas-kelas bisnis, workshop, dan talkshow yang bisa diikuti publik,” katanya.
Business Plan Competition Jadi Panggung Anak Muda Tunjukkan Ide Bisnis
Salah satu agenda yang diprediksi menjadi magnet dalam Forbiscab 2026 adalah Business Plan Competition yang ditujukan bagi mahasiswa maupun pelaku usaha muda.
Melalui kompetisi ini, peserta diberi kesempatan menuangkan gagasan bisnis inovatif yang berpotensi dikembangkan menjadi usaha nyata.
Setelah proses pendaftaran dan seleksi, lima finalis terbaik akan tampil mempresentasikan proposal bisnis mereka pada acara puncak Rakercab dan Forbiscab.
Selanjutnya, tiga proposal terbaik akan memperoleh penghargaan sekaligus pendampingan intensif untuk mengembangkan usahanya.
Menurut Taufiq, kompetisi tersebut bukan hanya mencari pemenang, tetapi juga bertujuan mencetak calon pengusaha muda yang siap bersaing di masa depan.
“Kami ingin generasi muda berani memulai usaha sejak dini. Tidak hanya mendapatkan penghargaan, tetapi juga dibimbing bagaimana mengembangkan usaha dan membangun jejaring bisnis,” jelasnya.
Pendampingan tersebut diharapkan mampu membantu para peserta mengakses mentor, memperluas jaringan bisnis, hingga memperoleh peluang kolaborasi dengan berbagai pihak.
Pemkot Yogyakarta Apresiasi Langkah HIPMI Bangun Sinergi
Komitmen HIPMI Kota Yogyakarta dalam membangun kolaborasi mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Yogyakarta.
Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto Raharjo, menilai pendekatan yang dilakukan HIPMI menjadi contoh nyata bagaimana penyusunan program pembangunan ekonomi seharusnya dilakukan secara bersama-sama.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor memang kerap menjadi slogan, tetapi implementasinya tidak selalu mudah diwujudkan.
“Selama ini kolaborasi sering kali mudah didengungkan, tetapi ketika diimplementasikan terasa sulit. HIPMI menunjukkan contoh yang baik bahwa membangun program harus bersama para stakeholder. Ini sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Yogyakarta,” ungkapnya.
Ia berharap sinergi tersebut mampu memperkuat berbagai program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelaku usaha lokal.
Dukung Inkubasi Bisnis dan Lahirkan Wirausaha Baru
Tri Karyadi juga berharap HIPMI dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung sejumlah program unggulan Pemerintah Kota Yogyakarta, termasuk penguatan Koperasi Kelurahan Merah Putih serta pengembangan program inkubasi bisnis Jogja Youth Creator (HYC).
Menurutnya, HYC membutuhkan inovasi dan sentuhan baru agar semakin menarik minat generasi muda untuk berwirausaha.
“HYC membutuhkan sentuhan baru agar semakin menarik bagi generasi muda. Kami berharap HIPMI dapat ikut mengembangkan program ini sehingga mampu mendukung penumbuhan wirausaha baru sekaligus membantu mengurangi pengangguran di Kota Yogyakarta,” katanya.
Kolaborasi tersebut diyakini dapat mempercepat lahirnya wirausaha muda baru yang memiliki kemampuan bersaing sekaligus mampu menciptakan lapangan pekerjaan di masa mendatang.
Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Nasional Hingga Global
Melalui penyelenggaraan Rakercab dan Forbiscab 2026, HIPMI Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui pengembangan kewirausahaan dan UMKM.
Tema “Lokal Membumbung, Rambahi Nagari” menjadi simbol semangat agar produk-produk lokal Yogyakarta tidak hanya berjaya di pasar daerah, tetapi mampu memperluas jangkauan hingga tingkat nasional bahkan internasional.
Dengan melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dalam satu ruang kolaborasi, HIPMI optimistis akan lahir lebih banyak inovasi, kemitraan strategis, serta peluang usaha baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Yogyakarta secara berkelanjutan. Rakercab dan Forbiscab 2026 pun diharapkan menjadi momentum penting dalam melahirkan generasi pengusaha muda yang adaptif, inovatif, dan siap membawa UMKM Yogyakarta naik kelas di tengah persaingan ekonomi yang semakin kompetitif. (*)




















