Recent News

Kadin Bantul Luncurkan Aplikasi GUBUG dan Teken MoU Permodalan, Dorong Iklim Usaha dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal

KABARSEMBADA.COM, BANTUL – Upaya pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bantul semakin diperkuat. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bantul resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT BPR Bank Bantul (Perseroda) untuk mendorong akses permodalan dan pengembangan usaha bagi UMKM.

Kesepakatan tersebut ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berfokus pada pelatihan, kemitraan, hingga penyediaan fasilitas perbankan bagi pelaku usaha pada acara Syawalan Kadin Bantul di Aula Pertemuan Bank Bantul, Kamis (16/4/2026).

Direktur Utama PT BPR Bank Bantul (Perseroda), Bambang Suryo Wibowo, menjelaskan bahwa kendala utama yang selama ini dihadapi UMKM adalah akses permodalan. Melalui kerja sama ini, pihaknya ingin membuka jalan yang lebih mudah bagi pelaku usaha untuk mendapatkan kredit usaha.

Suasana lauching aplikasi Gubug dan Syawalan Kadin Bantul. (Foto: Soni H/Kabar Sembada)

“Harapannya Kadin Bantul bisa menjadi model dalam akses permodalan, sehingga UMKM semakin mudah menjangkau layanan perbankan untuk mengembangkan usahanya,” ujar Bambang.

Bambang menegaskan, skema pembiayaan yang diberikan akan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing pelaku usaha. Hal ini dilakukan agar kredit yang disalurkan tepat sasaran dan tidak membebani UMKM.

“Yang utama adalah tepat sasaran. Kami tidak ingin menawarkan pembiayaan yang di luar kemampuan pelaku usaha,” tambah Bambang.

Dengan adanya MoU tersebut, proses pengajuan kredit bagi UMKM diharapkan menjadi lebih mudah, cepat, terjangkau, serta tanpa diskriminasi.

Sementara itu, Ketua Kadin Bantul periode 2025–2030, Nur Ikhsan Hidayat, menyampaikan bahwa pihaknya memiliki anggota dari berbagai kategori, mulai dari pengusaha berbadan hukum hingga UMKM yang belum memiliki badan hukum.

Menurutnya, selama ini pelaku usaha besar relatif lebih mudah mengakses pembiayaan. Oleh karena itu, Kadin Bantul berupaya menjembatani UMKM agar mendapatkan kesempatan yang sama.

“UMKM yang belum berbadan hukum akan kami fasilitasi agar bisa mengakses permodalan melalui Bank Bantul,” jelas Nur.

Nur menyebutkan, saat ini sudah lebih dari 200 UMKM anggota Kadin Bantul yang berhasil mendapatkan akses pembiayaan dari Bank Bantul. Jumlah tersebut ditargetkan terus meningkat seiring dengan kerja sama yang terjalin.

Tak hanya soal permodalan, Kadin Bantul juga meluncurkan inovasi digital berupa aplikasi Gubug (Guyup Bakul Bantul). Aplikasi ini menjadi wadah promosi bagi produk UMKM agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

“Kami akan turun langsung ke pelaku UMKM untuk membantu mengunggah produk ke aplikasi Gubug. Targetnya tidak hanya pasar lokal, tapi juga nasional hingga internasional,” ungkap Nur.

Dengan sinergi antara sektor perbankan dan dunia usaha, diharapkan UMKM di Bantul dapat semakin berkembang dan berdaya saing di tengah tantangan ekonomi. (*)

Tags :

Festy F

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News

Recent News

Portal informasi yang didedikasikan oleh sejumlah jurnalis, pegiat teknologi informasi, akademisi, dan pelaku bisnis. Sebagai portal informasi berita, KABARSEMBADA.COM mengusung tagline Good News is The Best News (Berita Bagus Kabar Terbaik).

© 2025. All Rights Reserved by Kabar Sembada