Recent News

Delapan UMKM Gunungkidul Ikuti Inkubasi Bisnis LAZISNU DIY, Bekal SDM dan Keuangan Jadi Fokus

KABARSEMBADA.COM, YOGYAKARTA – Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin profesional dan berdaya saing terus dilakukan berbagai pihak. Salah satunya melalui program pelatihan inkubasi bisnis yang digelar LAZISNU DIY dengan melibatkan delapan UMKM binaan Program Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan (PIB-KM) STAI Yogyakarta.

Kegiatan yang berlangsung di Lantai 5 Gedung UNU D.I. Yogyakarta tersebut diikuti para pelaku UMKM asal Kapanewon Girisubo dan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul. Mereka mendapatkan pembekalan langsung dari para akademisi dan praktisi guna memperkuat kapasitas usaha, mulai dari pengelolaan sumber daya manusia hingga manajemen keuangan.

Delapan UMKM Gunungkidul Ikuti Inkubasi Bisnis LAZISNU DIY. (Foto: Dok. STAI Yogyakarta)

Kehadiran para pelaku UMKM dalam program inkubasi bisnis ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan usaha lokal agar mampu berkembang secara berkelanjutan dan naik kelas. Selama kegiatan berlangsung, peserta juga didampingi oleh dosen-dosen STAI Yogyakarta yang selama ini aktif memberikan pendampingan dan pembinaan usaha.

Perkuat Fondasi Bisnis dari Aspek SDM

Dalam sesi pertama, peserta mendapatkan materi tentang Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) yang disampaikan oleh Annisa Miranty, S.Psi., M.Psi., Dosen Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII).

Materi tersebut menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya manusia dalam sebuah usaha, termasuk membangun tim kerja yang solid, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pertumbuhan bisnis.

Menurut Annisa, keberhasilan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kemampuan pemilik usaha dalam mengelola orang-orang yang terlibat di dalamnya. Tim yang terorganisasi dengan baik akan menjadi kekuatan utama dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat.

Peserta terlihat aktif mengikuti pemaparan dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait tantangan membangun tim kerja, mempertahankan karyawan, hingga meningkatkan motivasi kerja dalam usaha skala mikro dan kecil.

Bekali UMKM dengan Literasi Keuangan

Setelah sesi SDM, pelatihan dilanjutkan dengan materi Keuangan Usaha yang disampaikan oleh Rosa Nikmatul Fajri, S.E., M.Acc., CA., Ph.D., Dosen Program Magister Akuntansi Universitas Widya Mataram.

Dalam paparannya, Rosa menjelaskan pentingnya pengelolaan keuangan yang tertib dan terukur sebagai fondasi utama pertumbuhan bisnis. Peserta dibimbing memahami pencatatan transaksi, pengelolaan arus kas, penyusunan laporan keuangan sederhana, hingga strategi menjaga kesehatan finansial usaha.

“Banyak UMKM memiliki produk berkualitas namun mengalami kesulitan berkembang karena belum menerapkan tata kelola keuangan yang baik,” kata Rosa dalam siaran persnya, Minggu (26/7/2026).

Oleh karena itu, lanjut Rosa, kemampuan mengelola keuangan harus menjadi perhatian utama agar usaha dapat bertahan sekaligus berkembang dalam jangka panjang.

Materi tersebut mendapat respons positif dari peserta yang sebagian besar mengaku masih menghadapi berbagai kendala dalam pencatatan dan pengelolaan keuangan usaha sehari-hari.

Salah satu hal menarik dalam pelatihan ini adalah tingginya partisipasi peserta selama sesi diskusi berlangsung. Para pelaku UMKM tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi juga berbagi pengalaman nyata mengenai berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam mengembangkan usaha.

Mulai dari keterbatasan sumber daya manusia, pemasaran produk, pengelolaan modal, hingga strategi memperluas pasar menjadi topik yang banyak dibahas dalam forum tersebut.

Suasana yang interaktif membuat proses pembelajaran berjalan lebih efektif karena peserta dapat memperoleh solusi langsung dari para narasumber maupun sesama pelaku usaha yang memiliki pengalaman serupa.

STAI Yogyakarta Dorong UMKM Naik Kelas

Keterlibatan STAI Yogyakarta dalam program ini menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor UMKM. Melalui Program Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan (PIB-KM), STAI Yogyakarta secara konsisten melakukan pendampingan kepada pelaku usaha di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Gunungkidul.

Pendampingan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga praktik bisnis yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha di lapangan. Dengan demikian, para UMKM binaan memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan usaha, dan memperkuat daya saing di pasar.

Program inkubasi bisnis yang digagas LAZISNU DIY ini diharapkan mampu menjadi akselerator pertumbuhan bagi para pelaku UMKM, khususnya yang berada di wilayah pedesaan dan kawasan berkembang.

Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga filantropi, dan pelaku usaha dinilai menjadi model sinergi yang efektif dalam membangun ekonomi kerakyatan. Melalui program seperti ini, UMKM tidak hanya memperoleh tambahan ilmu dan keterampilan, tetapi juga mendapatkan pendampingan yang berkelanjutan.

Ke depan, para peserta diharapkan mampu menerapkan manajemen usaha yang lebih profesional, meningkatkan kualitas layanan dan produk, serta memperluas akses pasar. Dengan bekal tersebut, UMKM binaan STAI Yogyakarta diharapkan mampu tumbuh menjadi usaha yang lebih mandiri, tangguh, dan berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Pelatihan inkubasi bisnis ini menjadi bukti bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola usaha merupakan kunci penting untuk melahirkan UMKM yang siap naik kelas dan bersaing di era ekonomi yang semakin kompetitif. (*)

Tags :

Festy F

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News

Recent News

Portal informasi yang didedikasikan oleh sejumlah jurnalis, pegiat teknologi informasi, akademisi, dan pelaku bisnis. Sebagai portal informasi berita, KABARSEMBADA.COM mengusung tagline Good News is The Best News (Berita Bagus Kabar Terbaik).

© 2025. All Rights Reserved by Kabar Sembada