Recent News

Bukan Sekadar Kos, Warga Bantul Kini Siap Bersaing di Era Digital Berkat Pendampingan ITNY

KABARSEMBADA.COM, BANTUL – Perubahan zaman menuntut pelaku usaha untuk semakin kreatif dalam memasarkan produknya. Tidak terkecuali usaha hunian mahasiswa yang kini harus mampu beradaptasi dengan teknologi digital agar tetap kompetitif. Melihat kebutuhan tersebut, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) hadir memberikan pendampingan kepada masyarakat melalui program literasi digital berbasis Bahasa Inggris.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Skema Reguler bertajuk “Literasi Digital Berbasis Bahasa Inggris untuk Peningkatan Daya Saing Usaha Hunian Mahasiswa”, ITNY membekali masyarakat Dusun Potronanggan RT 05, Kragilan, Kalurahan Tamanan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, dengan kemampuan baru dalam mengembangkan usaha hunian di tengah persaingan digital.

Kegiatan ini diikuti lebih dari 20 warga yang sebagian besar merupakan pengelola rumah kos dan usaha hunian mahasiswa. Mereka mendapatkan pelatihan bagaimana mengubah pola promosi konvensional menjadi lebih modern dengan memanfaatkan teknologi digital.

Di tengah meningkatnya kebutuhan hunian bagi mahasiswa, termasuk mahasiswa dari luar negeri, kemampuan menyampaikan informasi secara menarik menjadi faktor penting. Tidak hanya menyediakan tempat tinggal yang nyaman, pelaku usaha juga perlu mampu membangun komunikasi yang baik dan menghadirkan informasi hunian yang mudah diakses secara online.

Tim dosen dan mahasiswa ITNY memberikan berbagai materi praktis mulai dari strategi membangun profil usaha hunian digital, membuat deskripsi kamar dalam Bahasa Inggris, teknik komunikasi dengan calon penghuni asing, hingga pembuatan konten promosi berupa foto dan video.

Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan cara mengoptimalkan lokasi usaha melalui platform digital seperti Google Maps agar hunian mereka lebih mudah ditemukan oleh calon penyewa.

Ketua tim pelaksana kegiatan, Elis Betin Aryani, S.Pd., M.Pd., dosen Bahasa Inggris ITNY, menyampaikan bahwa kemampuan digital dan komunikasi global menjadi modal penting bagi masyarakat untuk menghadapi perubahan dunia usaha.

“Literasi digital dan kemampuan Bahasa Inggris bukan hanya keterampilan tambahan, tetapi menjadi peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperluas jangkauan usaha hunian,” jelas Elis, Kamis (2/7/2027).

Menurutnya, dengan strategi promosi yang lebih profesional, usaha hunian masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk mahasiswa internasional yang membutuhkan informasi hunian secara cepat dan jelas.

Dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa ITNY turut berperan aktif sebagai pendamping masyarakat. Mereka membantu peserta dalam menyusun materi promosi, melatih penggunaan Bahasa Inggris, serta mendampingi proses pembuatan konten digital.

Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari pembelajaran berbasis proyek atau project-based learning, di mana mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa belajar membangun komunikasi, bekerja dalam tim, dan menerapkan ilmu yang diperoleh di kampus.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Warga aktif mengikuti diskusi, mencoba membuat narasi promosi hunian dalam Bahasa Inggris, hingga mempraktikkan penggunaan teknologi digital untuk memperkenalkan usaha mereka.

Bagi masyarakat, pelatihan ini memberikan perspektif baru bahwa perkembangan teknologi bukan hanya tantangan, tetapi juga peluang untuk meningkatkan pendapatan dan memperkuat keberlangsungan usaha.

Peserta berharap program pendampingan seperti ini dapat terus dikembangkan dengan materi yang lebih luas, seperti strategi pemasaran digital, pengelolaan media sosial bisnis, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung promosi usaha.

Melalui program ini, ITNY kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan warga menjadi langkah penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih siap menghadapi era digital.

Dengan bekal teknologi dan kemampuan komunikasi global, usaha hunian masyarakat Bantul kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang, dikenal lebih luas, dan bersaing di pasar yang semakin terbuka. (*)

Tags :

Festy F

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News

Recent News

Portal informasi yang didedikasikan oleh sejumlah jurnalis, pegiat teknologi informasi, akademisi, dan pelaku bisnis. Sebagai portal informasi berita, KABARSEMBADA.COM mengusung tagline Good News is The Best News (Berita Bagus Kabar Terbaik).

© 2025. All Rights Reserved by Kabar Sembada