Recent News

Cegah Kanker Payudara Sejak Dini, Pemkot Yogyakarta dan IDI Gelar Skrining Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

KABARSEMBADA.COM, YOGYAKARTA – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan terus digencarkan Pemerintah Kota Yogyakarta bersama organisasi profesi dokter. Salah satunya melalui kegiatan Bakti Sosial Skrining Cek Kesehatan Gratis (CKG), deteksi dini kanker payudara, serta pemeriksaan Ultrasonografi (USG) payudara yang menyasar masyarakat, khususnya kaum perempuan.

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia ke-118 tersebut berlangsung di Pendopo Ponokawan, Minggu (21/6/2026). Acara ini menjadi momentum kolaborasi antara Pemerintah Kota Yogyakarta dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Yogyakarta dalam memperkuat layanan kesehatan preventif bagi masyarakat.

Tidak sekadar memberikan layanan pemeriksaan gratis, kegiatan tersebut juga menjadi ruang edukasi kesehatan. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya melakukan pemeriksaan rutin, terutama untuk mendeteksi potensi kanker payudara sejak tahap awal.

Deteksi Dini Jadi Kunci Melawan Kanker Payudara

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan apresiasi terhadap para dokter dan tenaga kesehatan yang terlibat dalam kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, skrining kesehatan merupakan langkah penting untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi tubuhnya.

Ia menilai banyak penyakit sebenarnya memiliki peluang penanganan lebih baik apabila diketahui lebih awal melalui pemeriksaan rutin.

“Banyak kasus penyakit yang sebenarnya dapat ditangani dengan lebih baik apabila ditemukan sejak tahap awal,” ujarnya.

Hasto menyoroti kanker payudara sebagai salah satu masalah kesehatan yang masih membutuhkan perhatian serius. Salah satu tantangan terbesar adalah masih adanya pasien yang baru mencari pertolongan medis ketika penyakit sudah memasuki tahap lanjut.

Padahal, menurutnya, peluang keberhasilan pengobatan akan semakin besar apabila masyarakat melakukan deteksi dini dan tidak menunggu munculnya keluhan.

“Peluang keberhasilan pengobatan akan jauh lebih besar apabila deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin,” jelasnya.

Perempuan Sehat, Keluarga Lebih Kuat

Dalam kesempatan tersebut, Hasto menegaskan bahwa kesehatan perempuan memiliki peran besar dalam membangun kualitas keluarga dan masyarakat. Perempuan, terutama seorang ibu, menjadi salah satu pilar penting dalam menciptakan keluarga yang sehat dan berkualitas.

Ketika perempuan memiliki kondisi kesehatan yang baik, maka aktivitas keluarga dapat berjalan lebih optimal, termasuk mendukung tumbuh kembang anak.

“Ketika seorang ibu sehat, maka keluarga akan lebih kuat, anak-anak dapat tumbuh lebih optimal, dan pada akhirnya masyarakat pun menjadi lebih sehat,” katanya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat agar tidak merasa takut menjalani pemeriksaan kesehatan. Menurutnya, pemeriksaan bukan hanya dilakukan ketika tubuh mengalami gangguan, tetapi justru lebih baik dilakukan saat seseorang masih merasa sehat.

“Pemeriksaan dilakukan ketika kita merasa sehat, agar apabila ditemukan risiko penyakit dapat segera ditangani,” tegasnya.

Pelayanan Kesehatan Langsung Menyentuh Masyarakat

Hasto juga memberikan penghargaan kepada para dokter dan tenaga kesehatan yang telah berkontribusi dalam kegiatan bakti sosial tersebut. Ia menilai layanan pemeriksaan kesehatan gratis menjadi bentuk nyata kepedulian tenaga medis terhadap masyarakat.

Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya, tetapi juga membangun budaya sadar kesehatan di lingkungan warga.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi dokter dapat terus diperkuat untuk menghadirkan masyarakat Yogyakarta yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.

“Semoga kegiatan seperti ini mampu membangun kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.

IDI Yogyakarta Dorong Budaya Pemeriksaan Rutin

Sementara itu, Ketua IDI Kota Yogyakarta, Agung Widianto, mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian dokter terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Ia menjelaskan, deteksi dini kanker payudara menjadi salah satu perhatian karena semakin cepat ditemukan, maka langkah penanganan dapat dilakukan lebih optimal.

“Penyelenggaraan bakti sosial ini juga menjadi wujud nyata komitmen IDI Kota Yogyakarta dalam mendukung program peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” katanya.

Menurut Agung, keterlibatan tenaga medis profesional dalam pemeriksaan langsung kepada masyarakat diharapkan dapat membantu warga mengetahui kondisi kesehatannya lebih cepat.

Dengan adanya pemeriksaan rutin, masyarakat dapat mengambil langkah pencegahan maupun pengobatan sedini mungkin apabila ditemukan adanya risiko penyakit.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Yogyakarta bersama IDI berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat dan pemeriksaan berkala semakin meningkat. Deteksi dini pun menjadi langkah sederhana yang dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa dari ancaman penyakit serius, termasuk kanker payudara. (*)

Tags :

Timur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News

Recent News

Portal informasi yang didedikasikan oleh sejumlah jurnalis, pegiat teknologi informasi, akademisi, dan pelaku bisnis. Sebagai portal informasi berita, KABARSEMBADA.COM mengusung tagline Good News is The Best News (Berita Bagus Kabar Terbaik).

© 2025. All Rights Reserved by Kabar Sembada